PUISI

BUNDA TERCINTA
Oleh : Yollan D Leinussa

Wajah lesuh menghiasi raut muka
Kala petang pulangmu
Sejenak memandangi
Kau begitu berjuang bagi diriku

Mungkin   aku hanya meratap
Mungkin   aku hanya terdiam bisu
Tak ada yang dapat ku perbuat

Segelas teh ku hidangkan
Menghilangkan kepenatan hatimu
Menyajikan suasana kegembiraan  supaya engkau senang
Walaupun  hati merasa bersalah kepada dirimu

Kau selalu sajikan seuntaian tali kasih
Merajut benang kebahagian disetiap kegundaanku
Tapi, aku hanya bisa mengucapkan terima kasih
Terima kasih  untuk segala yang Engkau hidangkan dalam kehidupan ku